bandarq Dominoqq Bandarkiu Domino99
Aseangol
Home » ABG » Cerita Sex Janda Jilbab Ngentot

Cerita Sex Janda Jilbab Ngentot

Cerita Sex Janda Jilbab Ngentot

Cerita Sex Janda Jilbab Ngentot
Cerita Sex Janda Jilbab Ngentot

Cerita Sex– Sumpah mati aku kaget sekali denger omongan dia. Kayanya maksud aku buat kencan ama dia udah ketauan, Akhirnya karena udah nanggung aku ceritain aja ke dia kalo aku sudah beristri dan punya anak. Widiiihh rupanya dia biasa aja, justru aku yang jadi kaget karena ternyata dia sudah nggak perawan lagi karena pernah MBA waktu lulus sekolah dulu.

Sekarang dia telah bercerai. Enggak nyangka banget kalo doi ternyata janda muda. Selanjutnya sudah dapat ditebak. Obrolan telah lebih enteng arahnya. Akupun mulai memancing obrolan ke arah yang menjurus sex. Keakraban dan keterbukaan ke arah sex telah di depan mata.

Sampai sebuah sore sesudah dua bulan perkenalan, kami janjian kembali bareng. Hari tersebut dia mengenakan jilbab merah muda sewarna dengan hem dan rok panjangnya. Posisi duduk kami telah akrab dan menempel. Bahkan Tia tidak sungkan lagi mencubit aku masing-masing dia menyangga tawa atau tidak tahan aku goda.

Beberapa kali saat dia mencubit aku tahan tangannya dan dia tampaknya tidak keberatan saat akhirnya tangan kirinya aku tumpangkan di pahaku dan aku elus-elus lengannya yang tertutup hem lengan panjangnya seraya terus ngobrolin. Akhirnya dia sadar dan berkata,,

“Wachh, kok kerasan banget ngelus tanganku.
“Habis gemes ngeliat muka manis kamu, lagipula bibir tipis kamu,” sahutku seraya nyengir.
“Dasar sange kamu,” katanya seraya menyubit pahaku.

Wajahnya yang dihiasi jilbab tersebut tampak sendu tampak cantik sekali. Dan kesudahannya dia menyender ke samping pundakku. Ketika bis menginjak jalan tol, kegiatan kami meningkat. Tangan kananku telah mengusap payudaranya yang putih berukuran 36 B dari luar kemeja merah mudanya. Perlahan jemariku membuka kancing kemejanya satu persatu dan menyusup kedalam BH miliknya.

Sementara tersebut tangannya pun tidak bermukim diam mulai mengelus-ngelus penisku dari luar. Setelah sejumlah menit lantas tiba-tiba sikapnya pulang menjadi liar dan agresif. Dia tarik ritsletingku dan terus merogoh dan meremas penisku yang telah tegang.

Tanganku yang di dada ditarik dan diarah kan ke selangkangannya. Aku tidak bisa berbuat tidak sedikit karena posisinya tidak menguntungkan sampai-sampai hanya dapat mengelus paha dari luar rok panjangnya saja. Dan dengan nafas yang masih tersengal-sengal menyangga birahi kami.

Aku hanya dapat terdiam sambil mendekap tubuhnya menantikan dia login. Ketika jepitannya mulai mengendur aku langsung bereaksi meneruskan rasa yang tertunda itu. Setelah beristirahat sejumlah menit kami saling memandang… kesudahannya tersenyum dan tertawa.

”Kamu memang bener-bener gila, namun jujur aku sangat menyenangi bercinta dengan teknik seperti ini. Aku belum pernah senikmat ini bercinta.”
“He.. he.. he.. sama donk”, kataku.

Sambil mengecup bibir sang janda muda berjilbab yang tipis tersebut sementara kemaluanku mulai mengendur setelah sukses crot dalam kocokannya. Setelah tersebut kami membereskan pakaian masing dan berjanji guna mengarungi kesenangan seks ini guna hari-hari mendatang. END

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *